Pengembangan Layanan Konseling Individual Melalui Pemusatan Perhatian Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Materi Zat Gizi Sumber Tenaga (Karbohidrat) Di Kelas X Bo1 SMKN 2 Boyolangu

  • Tri Wahyuni, S.Pd SMKN 2 Boyolangu
Keywords: Layanan Konseling Individual, Pemusatan Perhatian, Pemahaman Siswa, Zat Gizi Sumber Tenaga ( Karbohidrat )

Abstract

Metode Pengajaran di kelas hendaknya memperhatikan minat , kebutuhan dan kesiapan siswa untuk belajar, sehingga siswa benar-benar bisa berfikir dengan jalan memusatkan perhatiannya terhadap materi yang diberikan oleh guru, perhatian berfungsi untuk memperoleh pengalaman belajar. Berfikir dengan jalan memusatkan perhatian sangat diperlukan oleh siswa sehingga mereka benar-benar bisa memahami materi pelajaran khususnya dalam materi Zat Gizi Sumber Tenaga (Karbohidrat ) di kelas X BO1 SMKN2 Boyolangu. Dalam hal ini Guru Pembimbing memberikan layanan konseling individual dengan harapan siswa benar-benar bisa memanfaatkan layanan tersebut sehingga cita-cita siswa untuk mendapatkan prestasi yang gemilang bisa tercapai.  Penelitian ini dilaksanakan di SMKN2 Boyolangu dengan subyek penelitian adalah siswa kelas X BO1 Semester I tahun pelajaran 2016/ 2017  yang berjumlah 35 siswa. Hasil belajar yang diperoleh siswa setelah diadakan layanan konseling individual menunjukkan perubahan yang sangat berarti. Perubahan ini dapat dilihat pada rata-rata hasil belajar. Sebelum diadakan layanan nilai rata-ratanya sebesar 64,85, setelah diadakan layanan nilai rata-rata pada siklus I sebesar 72,86 dan pada siklus II sebesar 84,86. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan konseling individual melalui pemusatan perhatian dapat untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi  Zat Gizi Sumber Tenaga (Karbohidrat) di kelas X BO1 SMKN2 Boyolangu Semester I Tahun 2016/1017

References

Adnan Latif M. 2004, Jurnal Pendidikan, Juni 2004, Jilid 10. No. 2 hal 99-189. Malang, LPTK dan ISPI.

Arsyad A. 2003. Media Pengajaran, Jakarta, PT Raja Grafindo Persada.

Direktorat Tenaga Kependidikan. 2004. Manajemen Bimbingan dan Konseling diSekolah. Jakarta Depdiknas.

DKBM. 1992. Direktorat Gizi. Depkes R.I.

Jan Dargatz.1999,52, Cara Membangun Harga Diri dan Percaya Diri, Jakarta. Pustaka Tangga.

Mapiare Andi. 1984. Pengantar Bimbingan dan Konseling. Surabaya: Usaha Nasional.

Nasution S, 1987. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar, Bina Aksara.

Penuntun Diet. 2010. Instalasi Gizi RS. Dr. Cipto Mangun Kusumo dan Asosiasi Dietisiensi Indonesia.

Poerwodarminto,WJS.1988. Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta

Prayitno, 1987. Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah, Jakarta, Ghalia, Indonesia.

Slat Neto, 1988. Belajar dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya, Bina Pustaka.

Soedarmo Poerwo. 1987. Ilmu Gizi. Jakarta. PT Dian Rakyat.

Sudirman AM, 1988. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar Pedoman Bagi Guru dan Calon Guru, Jakarta, Rajawali Pers.

Sutrisno Hadi, 1984. Metodologi Riset. Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM.

Walgito Bimo, 2004. Bimbingan dan Konseling di Sekolah, Yogyakarta, Andi Offset.

Winkel, 1984. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar, Jakarta, Gramedia.

Published
2018-08-15
How to Cite
S.Pd, T. (2018). Pengembangan Layanan Konseling Individual Melalui Pemusatan Perhatian Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Materi Zat Gizi Sumber Tenaga (Karbohidrat) Di Kelas X Bo1 SMKN 2 Boyolangu. Wahana Kreatifitas Pendidik (WKP), 1(3), 80-88. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/WKP/article/view/137

Article metrics

Abstract views : 113