Meningkatan Hasil Belajar Biologi Tentang Keanekaragaman Hayati Melalui Model Discovery Learning Siswa Kelas X IPA 3 SMA Negeri 3 Madiun Semester I Tahun Pelajaran 2017-2018

  • Rina Restanti SMA Negeri 3 Madiun
Keywords: hasil belajar, kognitif, afektif, psikomotor, discovery learning

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: pengaruh penerapan pembelajaran model discovery learning terhadap hasil belajar biologi pada materi Keanekaragaman Hayati. Penelitian menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart, yaitu berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Langkah pada siklus berikutnya adalah perncanaan yang sudah direfisi, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Sebelum masuk pada siklus 1 dilakukan tindakan pendahuluan yang berupa identifikasi permasalahan, semester genap tahun pelajaran 2017-2018 di SMA Negeri 3 Madiun. Teknik pengumpulan data menggunakan tes untuk hasil belajar ranah kognitif, sedangkan ranah afektif dan psikomotor diperoleh dari hasil penggabungan antara observasi dengan tes. Untuk menganalisis tingkat keberhasilan atau persentasi keberhasilan siswa setelah proses belajar mengajar setiap putarannya, dilakukan dengan cara memberikan evaluasi berupa soal tes tertulis pada setiap putaran. Hasil penelitian menunjukkan: Pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar biologi tentang keanekaragaman hayati siswa kelas X IPA3 SMA Negeri 3 Madiun Semester I Tahun Pelajaran 2017-2018. Hal ini bisa dilihat dari meningkatnya aktivitas antara guru dan siswa sehingga mempengaruhi pula peningkatan hasil prestasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan model Discovery Learning diperoleh hasil untuk aspek afektif (aktivitas siswa) siklus I sebesar 50,73 % meningkat menjadi 71,32% pada siklus II dan pada siklus III meningkat menjadi 87,74 %. Untuk aspek psikomotor siklus I 53,43% meningkat menjadi 71,57 % pada siklus dan pada siklus III meningkat menjadi 87,25 %. Adapun untuk aspek kognitif (prestasi belajar) dari persentase ketuntasan siklus I diperoleh sebesar 47 % meningkat pada siklus II menjadi 70.59 % dan pada siklus III meningkat menjadi 88.23 %.

References

Abu Muhammad Ibnu Abdullah. 2008. Prestasi Belajar, (Online). Tersedia : http:// spesialis-torch.com/index2.php?option= com_ content&do_pdf=1&id=120

Arikunto S. 2007. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto S, Suhardjono, Supardi. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara

Adi Budiman. 2011. Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPA. UPI.

(Online): Tersedia : http://repository.upi. edu/operator/upload/s_pgsd_0810275_chapter2.pdf

Asri Budiningsih. 2005. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta. PT Rineka Cipta.

Badan BSDMPK-PMP. 2014. Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Benny A. Pribadi. 2010. Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta. Dian Rakyat.

Bermawi Munthe. 2010. Desain Pembelajaran. Yogyakarta, Pustaka Insan Madani

Dimyati dan Mudjiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.

Diah Aryulina,dkk. 2006. Biologi 1 SMA dan MA untuk kelas X. Penerbit Erlangga.

Irnaningtyas. 2013. Biologi X Kurikulum 13. Penerbit Erlangga

Liliasari. 2005. Membangun Keterampilan Berpikir Manusia Indonesia Melalui Pendidikan Sains. UPI (Online). Tersedia:http://duniagil.wordpress.com/2011/03/12/ keterampilan-proses-dalam-pembelajaran-sains/

Nyoman Subratha. 2004. Efektivitas Pembelajaran Kontekstual Pendekatan SainsTeknologi Masyarakat Dalam Meningkatkan Hasil Belajar dan Literasi Sains Siswa SLTP Negeri 2 Singaraja. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja, No. 4 TH. XXXVII. Oktober 2004.

Riana Yani, dkk. 2009. Biologi 1 Kelas X SMA/MA. PT. Remaja Rosdakarya.

Ratna Wilis Dahar.1989. Teori-Teori Belajar. Jakarta. Penerbit Erlangga

Sofyan Amri. 2010. Kontruksi Pengembangan Pembelajaran. Jakarta. PT. Prestasi Pustakaraya.

Sofyan Amri,dkk. 2010. Proses Pembelajaran Kreativ dan Inovatif dalam Kelas. Jakarta. PT Prestasi Pustakaraya.

Suryabrata, Sumadi. 2004. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Grafindo

Susanto, P. 2004. Pembelajaran Konstruktivis dan Kontekstual sebagai Pendekatan dan Metodologi Pembelajaran Sains dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi. Seminar dan Workshop Calon Fasilitator Kolaborasi FMIPA UM-MGMP MIPA Kota Malang.

Trianto. 2007. Model-Model Pembelajran Inovatif Berorientasi Kontruktivistik. Jakarta. Prestasi Pustaka Publisher

Utami Munandar. 2009. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat . Jakarta, Rineka Cipta. Uus

Toharudin,dkk.2011. Membangun Literasi Sains Peserta Didik. Bandung.

HumanioraNuryani Y. Rustaman. 2011. Pendidikan Sains dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Untuk Pembangunan Karakter. UPI (Online). Tersedia : (http://sembio.fkip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2011/07/Pendidikan-dan-Penelitian-Sains-HOT1.pdf)

Published
2020-09-09
How to Cite
Restanti, R. (2020). Meningkatan Hasil Belajar Biologi Tentang Keanekaragaman Hayati Melalui Model Discovery Learning Siswa Kelas X IPA 3 SMA Negeri 3 Madiun Semester I Tahun Pelajaran 2017-2018. Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK), 3(3), 1-6. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JUREVDIK/article/view/593

Article metrics

Abstract views : 17904