Peningkatan Semangat Kerja Guru Melalui Supervisi Komunikasi Administrasi Oleh Kepala Sekolah Di SMP Negeri 1 Pringkuku Kabupaten Pacitan

  • Imam Mu'adin SMP Negeri 1 Pringkuku Kabupaten Pacitan
Keywords: Semangat Kerja, Supervisi Komunikasi Administrasi

Abstract

Sering dijumpai adanya guru yang kurang bersemangat dalam bekerja meskipun kebutuhan hidupnya, yang berupa gaji yang tinggi sudah dipenuhi. Hal ini disebabkan karena pihak sekolah kurang memperhatikan kebutuhan sosial psikologis para guru. Kebutuhan sosial psikologis ini bisa berupa komunikasi yang baik antara peneliti dengan kepala guru, guru dengan kepala sekolah selaku pimpinan lembaga pendidikan. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi komunikasi administrasi. Hasil dari pelaksanaan supervisi komunikasi administrasi ini ditengarai menjadikan situasi sekolah menjadi lebih kondusif apalagi jika didukung adanya lingkungan kerja yang memadai. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus melalui penatahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan semangat kerja guru SMP Negeri 1 Pringkuku Kabupaten Pacitan melalui Supervisi Komunikasi Administrasi pada Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan komunikasi administrasi dapat meningkatkan semangat kerja guru, karena komunikasi administrasi mampu memperjelas tugas guru dalam melaksanakan manajemen sekolah yang akan selalu dikembangkan guru dalam melaksanakan tugas profesinya. Peranan komunikasi administrasi dalam meningkatkan semangat kerja guru dasar ini ditandai terjadinya peningkatan skor hasil angket berupa  kenaikan nilai rerata (Mean), mulai siklus pertama sampai siklus ketiga atau putaran terakhir; yaitu : pada siklus I nilai rerata mencapai 107,6; siklus II nilai rerata mencapai 127,7 berarti terjadi peningkatan sebesar 20,1; siklus III yang merupakan siklus terakhir nilai rerata yang dicapai sebesar 160,6 di sini terjadi peningkatan yang sangat berarti yakni 32,9. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor adanya peningkatan semangat kerja guru melalui komunikasi administrasi juga ditandai adanya peningkatan persentase kategori tinggi terhadap semangat kerja guru sekolah dasar dalam melaksanakan tugasnya, yaitu pada siklus I sebesar 0%, siklus II sebesar 28,57% dan akhirnya pada siklus III sebesar 57,14%.

References

Agus, Asyari.(1986). Manajemen Produksi. Yogyakarta: BPFE UGM.

Alek S. Nitisemito.(1982). Manajemen Personalia. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Arikunto, Suharsini. (1998). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Moh.As’ad (1987). Psikolagi Industri. Jogyakarta: Liberty.

Riduwan. (2002). Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sarwoto. (1983). Dasar-dasar Organisasi dan Manajemen. Jakarta: Ghalia Indonesia.

S.P.Siagian. (1983). Organisasi Kepemimpinan dan Perilaku Administrasi. Jakarta: Gunung Agung.

Sukadi.DS. (1988). Komunikasi Administrasi. Surakarta: Sebelas Maret University Press.

The Liang Gie.(1987). Administrasi Perkantoran Modern. Jogyakarta : Nur Cahaya

Unong U. Effendi. (1985). Administrasi Komunikasi Teori dan Praktek. Jakarta: Remaja Karya.

Published
2020-01-03
How to Cite
Mu’adin, I. (2020). Peningkatan Semangat Kerja Guru Melalui Supervisi Komunikasi Administrasi Oleh Kepala Sekolah Di SMP Negeri 1 Pringkuku Kabupaten Pacitan. Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK), 3(1), 72-78. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JUREVDIK/article/view/445

Article metrics

Abstract views : 18