Peningkatan Perolehan Hasil Belajar Tentang Sistem Etika Dan Nilai Pada Layanan Bimbingan Dan Konseling Melalui Metode Cycle Learning Siswa Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Sidoarjo

  • Witjahjono Witjahjono Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sidoarjo
Keywords: Perolehan Belajar, Etika dan Nilai, Cycle Learning

Abstract

Berdasarkan kenyataan di lapangan membuktikan bahwa 30,56% dari siswa Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Sidoarjo pada mata pelajaran Bimbingan dan Konseling memiliki hasil belajar dalam kategori rendah. Berdasarkan fenomena tersebut, peneliti melakukan suatu kegiatan penelitian tindakan (action research) dengan mengimplementasikan strategi pembelajaran konstruktivisme. Penelitian tersebut dilaksanakan dalam tiga siklus. Tiap siklus terdiri atas 2 kali pertemuan. Tiap pertemuan memiliki alokasi 2 jam pelajaran (2 x 45 menit) dan terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah meningkatkan perolehan belajar mata pelajaran Bimbingan dan Konseling siswa Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Sidoarjo Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019. Sedangkan hasil penelitian ini diharapkan memiliki manfaat bagi guru, kepala sekolah, siswa maupun peneliti lanjutan dalam meningkatkan mutu pembelajaran Bimbingan dan Konseling yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa yang dibinanya. Selain itu juga memberikan bahan masukan dalam rangka pengembangan kurikulum sekolah agar tidak terpaku dengan cara-cara kovensional yang mapan, namun perlu disesuaikan dengan perubahan atau inovasi penyelenggaraan pembelajaran yang disesuaikan dengan tuntutan perkembangan zaman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Cycle Learning cukup efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Sidoarjo. Hal ini dibuktikan dengan adanya data yang menunjukkan peningkatan nilai rerata (mean score) yang diikuti ketuntasan belajar siswa meningkat dalam setiap siklusnya, yakni pada siklus I mencapai 74,72 ketuntasan belajar 80,55%, siklus II mencapai 79,30 ketuntasan belajar 86,11%, dan siklus III meningkat menjadi 85,13 dan ketuntasan belajar 100%.

References

Bogdan, R.C. & Biklen, S.K. 1982. Qualitative Research In Education. Boston: Allyn & Bacon

Hamalik, O. 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara

Hamalik, O. 2002. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

John M. Echols. 1990. Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia.

Kusaeri, S. 2001. Pendekatan Konstruktivis dan Kendalanya dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah. Vol. 3 No. 9, 10 Tahun 2001

Miles, M.B. dan Hubermen, A.M. 1984. Analisis Data Qualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia

Moleong, L.J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. 1988. Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Penerbit Tarsito.

Nurhadi. 2002. Pendekatan Kontekstual. Malang: Universitas Negeri Malang

Nurhadi & Senduk, G.A. 2003. Pembelajaran Kontektual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang

Sukirin. 1984. Psikologi Belajar. Yogyakarta: FIP IKIP Yogyakarta.

Winkel. 1984. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: Gramedia

Zamroni. 2000. Panduan Kurikulum Metode Alternatif Belajar Mengajar Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Dirjen Dikdasmen.

Zuriah, N. 2003. Penelitian Tindakan dalam Bidang Pendidikan dan Sosial. Edisi Pertama. Malang: Bayu Media Publishing.

Published
2020-01-03
How to Cite
Witjahjono, W. (2020). Peningkatan Perolehan Hasil Belajar Tentang Sistem Etika Dan Nilai Pada Layanan Bimbingan Dan Konseling Melalui Metode Cycle Learning Siswa Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Sidoarjo. Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK), 3(1), 17-24. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JUREVDIK/article/view/438

Article metrics

Abstract views : 15