Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Pada Kompetensi Dasar Mendiskripsikan Hubungan Struktural Dan Fungsional Pemerintah Pusat Dan Daerah Melalui Teknik Pictoral Riddle Approach Learning Pada Siswa Kelas X-IPS-B Semester Ganjil Di SMA

  • Ani Sibarani SMA Negeri 2 Bontang, Kota Bontang
Keywords: motivasi belajar, teknik Pictoral Riddle Approach Learning

Abstract

Dengan menggunakan prinsip Teknik Pictoral Riddle Approach Learning pada siklus I ini sudah menunjukkan penguasaan mengalami peningkatan, tetapi penguasaan yang telah dicapai itu sebenarnya masih perlu ditingkatkan lagi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya siswa yang sudah mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Pada data dapat diperoleh bahwa baru 63,27% siswa yang mencapai penguasaan 65 atau lebih. Sedangkan suatu kelompok (kelas) dikatakan tuntas apabila paling rendah 85% siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Penyebab sehingga masih kurang siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih, diantaranya adalah siswa yang aktif masih didominasi oleh siswa tertentu. Mereka yang aktif itu pada umumnya juga yang aktif pada pertemuan­pertemuan sebelumnya. Pada siklus kedua ini, rata-rata skor penguasaan siswa semakin meningkat. Rata-rata itu meningkat dari 66,92 yang dicapai Pada Siklus I ini dapat disimpulkan bahwa dari hasil prestasi belajar siswa secara rata rata sebesar 63.09 (63 %). Karena masih berada dibawah KKM yang ditentukan sebesar 75 (75%). Maka Penelitian ini perlu dilakukan pada kegiatan Siklus ke II, Pada Siklus II ini dapat disimpulkan bahwa dari hasil prestasi belajar siswa secara rata rata sebesar 65.15 (65 %). Karena masih berada dibawah KKM yang ditentukan sebesar 75 (75%). Maka Penelitian ini perlu dilakukan pada kegiatan Siklus ke III. Pada Siklus III ini dapat disimpulkan bahwa dari hasil prestasi belajar siswa secara rata rata sebesar 78.65 (79 %). Karena masih berada diatas KKM yang ditentukan sebesar 75 (75%). Maka Penelitian ini tidak perlu dilakukan pada kegiatan Siklus berikutnya. Sehingga dalam Penelitian dinyatan Berhasil dan Tuntas.

References

Ari kunto,Suharsimi, 2009, Penilitian Tindakan Kelas, Jakarta ; Bina Aksara.

Aqib, Zainal.2002, Profesionalisme Guru dalam Pembelajaran, Surabaya, Insan Cendekia.

Badan Standar Nasional Pendidikan, 2009, Permen 22 tahun 2009 tentang Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Pendidikan Kewarga-negaraanSD / MI, Jakarta.

Departemen Pendidikan Nasional, 2003, Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Pendidikan Kewarga-negaraan Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah, Jakarta.

Direktorat Profesi Pendidik, 2009,Pedoman Pelaksanaan Pemberian Block Grant Kegiatan Pengembangan Profesi Guru Berupa Pelatihan Tindakan Kelas. Jakarta .

Salim, Djohan.2000, Musik Meningkatkan Intelegensi Manusia. Yogyakarta : Institute for Music Education Studies.

Suprayitno, Adi, Wahyudi Wahid, 2020. Pendidikan Karakter di Era Milenial. Yogyakarta: Deepublish.

Usman Moh.Uzer, 2002, Menjadi Guru Profesional,Bandung ; Remaja Rosda Karya,Bandung.

Published
2022-12-26
How to Cite
Sibarani, A. (2022). Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Pada Kompetensi Dasar Mendiskripsikan Hubungan Struktural Dan Fungsional Pemerintah Pusat Dan Daerah Melalui Teknik Pictoral Riddle Approach Learning Pada Siswa Kelas X-IPS-B Semester Ganjil Di SMA. Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK), 5(3), 1-7. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JUREVDIK/article/view/1451

Article metrics

Abstract views : 51