Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII.B Di SMP Negeri 2 Kertosono Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014 Pada Mata Pelajaran PKn Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe GI

  • Pupik Hariani, S.Pd SMP Negeri 2 Kertosono
Keywords: Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Gi

Abstract

Seorang guru akan lebih berhasil apabila dalam proses belajar mengajar menerapkan metode belajar yang bervariasi. Begitu pula halnya dalam pembelajaran PKn yang sering dianggap membosankan oleh siswa. Hal inilah yang memacu penulis untuk melaksanakan penelitian tindakan untuk meningkatkan dan mengembangkan aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas VIII.B SMP Negeri 2 Kertosono. PTK ini dilaksanakan untuk memecahkan permasalahan pembelajaran PKn.  Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam tiga siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap, yakni : 1) tahap perencanaan (planning), 2) tahap pelaksanaan (acting), 3) tahap pengamatan (observing), dan 4) refleksi (reflecting). Penelitian ini dilaksanakan dengan menerapkan Model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation). Melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) dalam pembelajaran PKn selain dapat dipergunakan sebagai alat untuk menguji keaktifan siswa, sekaligus juga dapat dipergunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa agar pembelajaran PKn menjadi lebih bermutu. Dari hasil pengamatan, menunjukkan Model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) dapat meningkatkan aktivitas siswa, hal ini dapat diketahui dari data pada siklus 1 aktivitas siswa dalam pembelajaran PKn KD 5.1, 5.2 dan 5.3 hanya mencapai 64% tetapi pada siklus 3 mencapai 81%, demikian juga hasil belajar siswa sebelum pembelajaran menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation)  rata – rata hasil belajar   66 tetapi setelah pembelajaran PKn menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) pada siklus 3 meningkat menjadi 83. Peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dibarengi dengan peningkatan kinerja guru yang pada siklus 1 hanya memperoleh skor 17 atau 68% tetapi pada siklus 3 mencapai skor 20 atau 80%.

References

Azwar Saifudin. 1996. Tes Prestasi ( Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar ). Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

B. Uno Hamzah. 2007. Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang kreatif dan Efektif. Jakarta : Bumi Aksara.

Depdiknas. 2005. Contoh Rencana Pelajaran dan Perangkat Pembelajaran Model Pembelajaran Kooperatif. Tim Pengembang LPMP Jawa Timur dan PSMS Unesa, Surabaya : Pusat Sains dan Matematika Sekolah UNESA.

Dimyati dan Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta

Etty Indriati. 2005. Menulis Karya Ilmiah. Artikel, Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

Hamalik, Oemar. 2006. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara

H. Martinis Yamin. 2005. Strategi Pembelajaran Berbasis Kompetensi. Jakarta : GP Press.

Melvin L. Silberman (Edisi Revisi). 2009. Active Learning. 101 Cara Belajar Siswa Aktif. Bandung : Nusamedia

Published
2020-03-09
How to Cite
Hariani, S.Pd, P. (2020). Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII.B Di SMP Negeri 2 Kertosono Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014 Pada Mata Pelajaran PKn Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe GI. Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP), 5(1), 72-78. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JRP/article/view/468

Article metrics

Abstract views : 8