Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Mengajar Melalui Supervisi Akademik Di SMA Negeri 1 Bondowoso Tahun Pelajaran 2015/2016

  • Bambang Subiantoro Kepala SMANegeri 1 Bondowoso
Keywords: Kompetensi guru, Supervisi akademik

Abstract

Penelitian ini di dasarkan dengan rendahnya kinerja guru  dalam mengajar di SMA Negeri 1 Bondowoso karena guru dalam mengajar masih terdapat kelemahan dalam menyajikan pembelajaran di kelas. Guru mengajar belum melakukan semua item yang harus ada dalam proses pembelajaran mulai dari kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir. Hal ini berdapampak terhadap hasil belajar siswa. Untuk mengatasi kelemahan yang terjadi dalam mengajar kepala sekolah mengadakan supervisi rutin terhadap guru untuk meningkatkan kinerja dan cara mengajar guru. Karena dengan supervisi guru mendapat pembinaan dan dapat memperbaiki kelemahanya dalam mengajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan Sekolah (PTS), penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Prosedur penelitian terdiri dari: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan, dan tahap refleksi. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan lembaran observasi. Melalui kegiatan supervisi akademik, kinerja guru dan cara mengajar guru meningkat lebih baik. Terbukti dengan rata–rata nilai kemampuan semua guru dalam mengajar pada siklus I yaitu 49,11% telah terlaksana item yang dinilai dilaksanakan guru setelah dilakukan refleksi atau pembinaan terdapat peningkatan pada siklus II dengan rata–rata nilai keseluruhan guru yaitu 85,90% telah terlaksana item yang dinilai dilaksanakan guru. Dari analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui supervisi akademik dapat meningkatkan cara guru dalam mengajar di SMA Negeri 1 Bondowoso.

References

Ade Rusliana. 2007. Konsep Dasar Evaluasi Hasil Belajar. Jakarta. Bumi Aksara.

Arikunto, Suharsimi. 2004. Dasar–Dasar Supervisi. Jakarta: Rineka Cipta.

Depdikbud, 2000. Proyek Peningkatan Mutu SD, TK, dan SLB. Jakarta: Depdikbud.

BSNP. 2006. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Sekolah dasar. Jakarta: BSNP.

Depdiknas. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: Jakarta.

Nanang, Hanfiah dan Cucu Suhana. 2010. Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Refika Aditama.

Hamalik, Oemar. 2008. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamza B. Uno. 2010. Model Pembelajaran, Jakarta: Bumi Aksara.

Mulyasa, E. 2004. Kurikulum Berbasis Kompetensi: Konsep, Karakteristik, dan Implementasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ngalim Purwanto. 2003. Administrasi dan supervisi pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.Permendiknas No. 1 Tahun 2007.

Sardiman, A.M. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Rajawali Pers.

Suparlan. 2006. Guru Sebagai Profesi. Yogyakarta: Hikayat.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal I, ayat 1.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 39, ayat 1 dan 2.

Undang-undang No.14 tahun 2005 tentang Guru Dan Dosen.

Sanjaya, Wina. (2006). Strategi Pembelajaran. Jakarta : Kencana Prenada Media.

Sudijono, Anas 2011. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Yogyakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Wiriaatmadja, Rochiati. 2008. Metode Penelitian Tindakan Kelas UntukMeningkatkan Kinerja Guru Dan Dosen. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Published
2020-03-09
How to Cite
Subiantoro, B. (2020). Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Mengajar Melalui Supervisi Akademik Di SMA Negeri 1 Bondowoso Tahun Pelajaran 2015/2016. Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP), 5(1), 54-62. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JRP/article/view/466

Article metrics

Abstract views : 7