Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Tentang Tokoh Sejarah Masa Hindu-Budha Dan Islam Di Indonesia Melalui Metode Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas V SDN Tegalsari Kecamatan Jetis

  • Susilowati Susilowati Sekolah Dasar Negeri Tegalsari Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo
Keywords: kemampuan, tokoh sejarah masa Hindu-Budha dan Islam, Discovery Learning

Abstract

Berdasarkan hasil observasi sebelum penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa Kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial berada pada kategori rendah, utamanya pada kompetensi dasar Menceritakan tokoh-tokoh sejarah pada masa Hindu-Budha dan Islam di Indonesia. Terlihat dari data hasil belajar hanya mencapai mean skor 54,17 dan siswa yang dinyatakan tuntas belajar sebanyak 3 siswa atau 50,00% dengan standar ketuntasan minimal 75%. Siswa belum mampu mengambil makna dari belajar, kemauan ssiwa untuk mengembangkan kreativitasnya masih rendah, kegiatan belajar siswa masih tergantung pada guru. Sebagai perwujudan tanggung jawab peneliti yang juga guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Kelas V, menawarkan penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial melalui strategi pembelajaran Discovery Learning pada siswa Kelas V, SDN Tegalsari Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Peranan strategi pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 71,67; siklus II 78,33; dan siklus III 81,67. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 66,67%, siklus II 83,33%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.

References

Arends, Ricardl. 2008. Learning To Teach. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Hamalik, Oemar. 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta : PT Bumi Aksara

Hamalik, Oemar. 2007. Proses Belajar Mengajar. Jakarta : PT Bumi Aksara

Miles, M. B., & Hubermen, A. M. 1984. Analisis Data Qualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. Universitas Indonesia. Jakarta.

Moleong, L. J. 1995. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Moleong, L. J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Nasution. 2007. Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Spradley, J. P. 1980. Participant Observation. New York : Holt, Rinehart and Winston.

Trianto. 2006. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta : Kencana Penada Media Group.

Uno, Hamzah. 2007. Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Zuriah, N. 2003. Penelitian Tindakan dalam Bidang Pendidikan dan Sosial. Edisi Pertama. Malang : Bayu Media Publising.

Published
2019-11-12
How to Cite
Susilowati, S. (2019). Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Tentang Tokoh Sejarah Masa Hindu-Budha Dan Islam Di Indonesia Melalui Metode Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas V SDN Tegalsari Kecamatan Jetis. Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP), 4(3), 55-62. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JRP/article/view/406

Article metrics

Abstract views : 2