Peningkatan Hasil Belajar Membuat Herbarium Dan Insektarium Pada Mata Pelajaran Ipa Melalui Pendekatan Reciprocal Teaching Siswa Kelas VII E SMP Negeri 1 Kecamatan Mlarak

  • Moh. Taofik SMP Negeri 1 Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo
Keywords: hasil belajar, herbarium dan insektarium, Reciprocal Teaching

Abstract

Melalui kegiatan belajar mengajar yang menekankan pada aktivitas siswa diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar yang sesuai dengan harapan. Pemahaman konsep Melaksanakan pengamatan objek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam pada mata pelajaran IPA mutlak diperlukan para siswa kelas VII. Ironisnya justru di kelas VII E pemahaman konsep terhadap materi ajar tersebut masih jauh dari harapan, yakni dengan rerata 55,00 dan termasuk pada kategori kurang. Beberapa alasan peneliti menggunakan pendekatan Reciprocal Teaching dengan media realia dalam mengajarkan materi ajar IPA diantaranya: (1) asas aktivitas digunakan dalam semua jenis metode mengajar baik di dalam maupun di luar kelas, (2) asas aktivitas bertujuan mengembangkan ide-ide atau merealisasikan suatu ide dalam suatu bentuk tertentu, (3) asas aktivitas dapat menikmati pengalaman-pengalaman estetis, (4) memecahkan suatu kesulitan intelektual, dan (5) memperoleh pengalaman dan keterampilan tertentu. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus.Tiap siklus terdiri atas 2 kali pertemuan. Dalam setiap siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil dari penelitian ini adalah pendekatan Reciprocal Teaching mampu meningkatkan hasil belajar Melaksanakan pengamatan objek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam. Terbukti dari peningkatan mean skor dalam setiap siklusnya yakni siklus I memperoleh 73,18, siklus II meningkat menjadi 80,91, dan siklus III meningkat lagi menjadi 87,05. Selain itu juga ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar tiap siklus yaitu siklus I sebanyak 72,73%, siklus II meningkat menjadi 90,91% dan siklus III mencapai ketuntasan menjadi 100%.

References

Bafadal, I. 1994. Proses Perubahan di Sekolah. Desertasi Tidak Dipublikasikan. Program Pasca Sarjana IKIP Malang.

Bogdan, R.C. & Biklen, S.K. 1982. Qualitative Research In Education. Boston: Allyn & Bacon.

Guba, E.G. & Lincoln, Y.S. 1981. Effective Evaluation. San Fransisco: Jossey-Bass Publishers.

Hamalik, O. 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Hamalik, O. 2002. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Miles, M.B. dan Hubermen, A.M. 1984. Analisis Data Qualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia.

Moleong, L.J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. 1988. Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Penerbit Tarsito.

Nurhadi. 2002. Pendekatan Kontekstual. Malang: Universitas Negeri Malang.

Nurhadi & Senduk, G.A. 2003. Pembelajaran Kontektual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang.

Spradley, J.P. 1980. Participant Observation. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Usman, Uzer M. 2002. Menjadi Guru Profesional. Edisi Kedua. Cetakan Keempatbelas. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Zuriah, N. 2003. Penelitian Tindakan dalam Bidang Pendidikan dan Sosial. Edisi Pertama. Malang: Bayu Media Publishing.

Published
2019-07-12
How to Cite
Taofik, M. (2019). Peningkatan Hasil Belajar Membuat Herbarium Dan Insektarium Pada Mata Pelajaran Ipa Melalui Pendekatan Reciprocal Teaching Siswa Kelas VII E SMP Negeri 1 Kecamatan Mlarak. Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP), 4(2), 27-34. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JRP/article/view/340

Article metrics

Abstract views : 205