Peningkatan Hasil Belajar Membaca Peta Lingkungan Setempat Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Dengan Pembelajaran Model Elaborasi (EB) Siswa Kelas IV SDN Kebonagung 2 Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo

  • Nuning Setianingsih Sekolah Dasar Negeri Kebonagung 2 Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo
Keywords: hasil belajar, peta, elaborasi (EB)

Abstract

Pengajaran berkompetensi dasar Membaca peta lingkungan setempat dengan menggunakan skala sederhana yang diharapkan adalah pengajaran yang dapat membuat siswa benar-benar mampu menerapkan, bukan hanya menguasai teori saja. Pada kenyataannya hasil belajar pada saat ini tidak seperti yang diharapkan. Siswa belum dapat menerapkan secara maksimal, hal ini terjadi karena guru seringkali hanya mengevaluasi pengajaran dari segi teorinya saja. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa untuk bidang Ilmu Pengetahuan Sosial khususnya pada kompetensi dasar Membaca peta lingkungan setempat dengan menggunakan skala sederhana sangat rendah, yakni hanya 54,55% dari jumlah siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 57,73. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Elaborasi dengan harapan minimal 75% dari jumlah siswa memenuhi syarat ketuntasan minimal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Membaca peta lingkungan setempat dengan menggunakan skala sederhana melalui metode Elaborasi Siswa Kelas IV SDN Kebonagung 2 Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan Model Pembelajaran Elaborasi dalam meningkatkan hasil belajar ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) yakni : pada siklus I 69,09; siklus II 75,91, dan siklus III 81,36. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 72,73%, siklus II meningkat menjadi 81,82%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%

References

BSNP. 2007. Model Penilaian Kelas. Jakarta : Dirjen Dikdasmen Depdiknas.

BSNP. 2007. Pedoman Penilaian Hasil Belajar. Jakarta : Dirjen Dikdasmen Depdiknas.

Depdikbud. 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : PN Balai Pustaka.

Ghony, Djunaidi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Malang : UIN Malang Press.

Hamalik, Oemar. 2006. Proses Belajar Mengajar. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Uno, Hamzah. 2006. Strategi Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Published
2019-02-28
How to Cite
Setianingsih, N. (2019). Peningkatan Hasil Belajar Membaca Peta Lingkungan Setempat Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Dengan Pembelajaran Model Elaborasi (EB) Siswa Kelas IV SDN Kebonagung 2 Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP), 4(1), 23-31. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JRP/article/view/272

Article metrics

Abstract views : 210