Peningkatan Kemampuan Menganalisis Sistem Hukum Dan Peradilan Internasional Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Dengan Pembelajaran Certainly Of Response Index (CRI) Siswa Kelas XI RPL B SMK Negeri 1 Jenangan

  • Sri Wahyuni SMK Negeri 1 Jenangan Kabupaten Ponorogo
Keywords: Kemampuan, peradilan internasional, Certainly of Response Index (CRI)

Abstract

Seiring melajunya pengaruh globalisasi dalam dunia pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berkembang dengan demikian pesatnya. Hal tersebut harus diimbangi dengan pengembangan peserta didik sehingga peserta didik memiliki kompetensi multidimensional. Kompetensi tersebut diharapkan dapat mengembangkan keterampilan dan keahlian yang akhirnya siswa diharapkan memiliki kemampuan intelektual, emosional, spiritual dan sosial yang berkualitas. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan khususnya pada kompetensi dasar Menganalisis Sistem Hukum dan Peradilan Internasional sangat rendah, yakni hanya 54,05% dari 37 siswa memenuhi standar ketuntasan dalam belajar. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan strategi pembelajaran Certainly of Response Index (CRI) dengan harapan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Menganalisis Sistem Hukum dan Peradilan Internasional.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Menganalisis Sistem Hukum dan Peradilan Internasional melalui strategi pembelajaran Certainly of Response Index (CRI) pada siswa Kelas XI RPL B SMK Negeri 1 Jenangan Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017. Peranan strategi pembelajaran Certainly of Response Index (CRI) dalam meningkatkan kemampuan Pendidikan Kewarganegaraan materi ajar Menganalisis Sistem Hukum dan Peradilan Internasional ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 72,97; siklus II 77,16, dan siklus III 82,84. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu siklus I hanya 67,57%, siklus II 83,78%, siklus III mencapai 97,30%.

References

Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Materi Pelatihan Terintegrasi 1. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Materi Pelatihan Terintegrasi 2. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Departemen Pendidikan Nasional. 2004. Standar Kompetensi Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Djuaidi. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Malang: UIN Malang Press.

Marno & Idris. 2008. Strategi & Metode Pengajaran. AR BUZZ.Media

Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Published
2018-10-17
How to Cite
Wahyuni, S. (2018). Peningkatan Kemampuan Menganalisis Sistem Hukum Dan Peradilan Internasional Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Dengan Pembelajaran Certainly Of Response Index (CRI) Siswa Kelas XI RPL B SMK Negeri 1 Jenangan. Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP), 3(2), 58-63. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JRP/article/view/191

Article metrics

Abstract views : 27