Upaya Kepala Sekolah Menerapkan Supervisi Klinis Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Dengan Menggunakan Media Pembelajaran Di SMP Negeri 5 Sawoo Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2019/2020

  • Drs. Indarto Bandono, M.Pd SMPN 5 Sawoo Kabupaten Ponorogo
Keywords: supervisi klinis, kompetensi guru, media pembelajaran

Abstract

Supervisi klinis guru merupakan faktor yang sangat dominan dan paling penting dalam pendidikan formal pada umumnya, karena guru yang dijadikan teladan oleh siswa. Sasaran Supervisi Klinis adalah guru dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran bias terjadi di dalam kelas, diluar kelas dan atau di laboratorium. Dari hasil pengamatan selama ini, masih ada guru SMP Negeri 5 Sawoo yang tidak mempersiapkan media pembelajaran saat mengajar di kelas. Berdasarkan latar belakang masalah yang ditelitiatas, yaitu : “Apakah penerapan supervise klinis dapat meningkatkan kompetensi guru di SMP Negeri 5 Sawoo dalam menggunakan media pembelajaran tahun pelajaran 2019-2020?” Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan supervise klinis dapat meningkatkan kompetensi guru di SMP Negeri 5 Sawoo dalam menggunakan media pembelajaran tahun pelajaran 2019-2020. Berdasarkan pada pengamatan hal yang menjadi catatan bagi guru NF dan menjadi dasar diberikannya supervisi klinis adalah: (1) pembelajaran kurang menarik bagi siswa, (2) guru tidak siap mengajar di kelas, (3) pengelolaan kelas kurang bagus, (4) penggunaan alokasi waktu yang kurang tepat, dan (5) guru mengajar tanpa mempersiapkan media pembelajaran. Setelah diberikan supervise klinis guru NF sudah lebih siap dalam mengajar dan lebih runtut dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penelitian ini berhasil. Hal ini berdasarkan pada hasil penelitian berikut ini : Pra siklus : Jumlah skor 14. Nilai rata-rata 52%. Siklus I : Jumlah skor 24. Nilai rata-rata 71%. Siklus II : Jumlah skor  41. Nilai rata-rata 98%. Data tersebut menunjukkan terjadinya peningkatan dari siklus 1 sampai sikus 3.

References

Aqib Zainal. 2013. Model-Model Media dan Strategi Pembelajaran Kontekstual. Bandung: Yrama Widya.

ArsyadAzhar. 2010.MediaPembelajaran. Jakarta:RajaGrafindoPersada.

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. 2004. Bagian Proyek Penilaian Hasil Belajar Tahap Akhir Nasional.

Hasnida. 2014. Media Pembelajaran Kreatif Mendukung Pengajaran Pada Anak Usia Dini. Jakarta: luxima.

Hidayat Syarif. 2012. Profesi Kependidikan. Tangerang: Pustaka Mandiri.

Lusinta Afrisanti. 2011. Buku Pintar Menjadi Guru Kreatif, Inspiratif, dan Inovatif. Yogyakarta: Araska.

Nana Sudjana. 2008. Supervisi Akademik, Membina Profesionalisme Guru melalui Supervisi Klinis. Binamitra Publishing.

Narwanti Sri. 2011. “Creatif Learning “Kiat Menjadi Guru Kreatif dan Favorit”. Yogyakarta: Familia Pustaka.

Purwanto, N , M. 2006. Administrasi Dan Supervisi Pendidikan. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wijaya, Cece dan A Tabroni Rusyan. 1991. Kemampuan Dasar guru dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Published
2021-06-22
How to Cite
Bandono, M.Pd, D. I. (2021). Upaya Kepala Sekolah Menerapkan Supervisi Klinis Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Dengan Menggunakan Media Pembelajaran Di SMP Negeri 5 Sawoo Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2019/2020. Jurnal Pendidik Profesional Mandiri (JPPM), 1(1), 18-24. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JPPM/article/view/953

Article metrics

Abstract views : 10