Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Tentang Drama Pendek Dengan Pembelajaran Model Elaborasi (EB) Siswa Kelas VI SDN 3 Balong Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo

  • Tukimun. S.Pd. SDN 3 Balong Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo
Keywords: keterampilan, drama pendek, Elaborasi (EB)

Abstract

Dari data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada kompetensi dasar Menceritakan isi drama pendek yang disampaikan secara lisan sangat rendah, yakni hanya 50,00% dari jumlah siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 57,08. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Elaborasi. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Elaborasi diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa terampil dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2x35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui metode Elaborasi pada siswa Kelas VI, maka tujuan penelitian dirumuskan sebagai berikut : Meningkatkan hasil belajar Menceritakan isi drama pendek yang disampaikan secara lisan melalui metode Elaborasi Siswa Kelas VI SDN 3 Balong Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo. Peranan Model Pembelajaran Elaborasi dalam meningkatkan hasil belajar Menceritakan isi drama pendek yang disampaikan secara lisan ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) yakni : pada siklus IĀ  67,91; siklusĀ  II 75,42, dan siklus III 81,25. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 66,67%, siklus II meningkat menjadi 79,17%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.

References

BSNP. 2007. Model Penilaian Kelas. Jakarta : Dirjen Dikdasmen Depdiknas.

BSNP. 2007. Pedoman Penilaian Hasil Belajar. Jakarta : Dirjen Dikdasmen Depdiknas.

Depdikbud. 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : PN Balai Pustaka.

Ghony, Djunaidi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Malang : UIN Malang Press.

Hamalik, Oemar. 2006. Proses Belajar Mengajar. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Uno, Hamzah. 2006. Strategi Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Published
2021-05-14
How to Cite
S.Pd., T. (2021). Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Tentang Drama Pendek Dengan Pembelajaran Model Elaborasi (EB) Siswa Kelas VI SDN 3 Balong Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo. Jurnal Profesi Dan Keahlian Guru (JPKG), 2(2), 46-53. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JPKG/article/view/892

Article metrics

Abstract views : 6