Meningkatkan Hasil Aktivitas Belajar Dengan Menggunakan Pendekatan Kontekstual Model Kooperatif Dalam Pembelajaran Penjaskes Pada Semester Ganjil Di Kelas IX-C Tahun Pelajaran 2019/2020 Di SMP Negeri 1 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan

  • Tuharna, S.Pd. SMP Negeri 1 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan
Keywords: Meningkatkan Hasil Aktivitas Belajar, Pendekatan Kontekstual Model Kooperatif

Abstract

Dengan menggunakan pendekatan Kontekstual Model Kooperatif Dalam Pembelajaran Berdasarkan data yang yangdiperoleh dari siklus I sampai dengan Siklus III menunjukkan adanya perubahan kearah peningkatan aktivitas belajar siswa untuk pencapaian tujuan penelitian. Pada siklus I Aktifitas guru yang dominan adalah menjelaskan materi (25,71%) dan aktivitas guru dalam memeriksa pemahaman siswa, memberi umpan balik dan mengklarifikasi materi yang kurang jelas (22,85%). Aktivitas pendahuluan yang muncul sebanyak 20%. Aktivitas guru-guru dalam memberi motivasi siswa dalam kelompok kooperatif sebanyak 4,28%. Aktivitas bimbingan guru yang muncul sebanyak 7,16%. Aktivitas tanya jawab yang muncul sebnayak 1,15%. Diakhir pembelajaran guru mebantu siswa melakukan refleksi (12,85%). Sejalan dengan akvitas guru, aktivitas dominan siswa adalah mendengarkan penjelasan guru (21,45%) dan mendemonstrasikan kegiatan yang ada pada LKS (20%). Dari hasil kuis pertama nilai yang diperoleh belum maksimal, karena dari 22 siswa yang mendapatkan nilai diatas 65 sebanyak 15 siswa (68,51%). Ini berarti dari pembelajaran siklus pertama ada 5 siswa yang tuntas belajarnya. Dari perolehan hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 66,91 (66,91%). Hal ini masih berada dibawah KKM yang telah ditentukan sebesar 70 (70%). Dari perolehan hasil belajar siswa pada siklus II diperoleh rata-rata sebesar 68,51 (68,51%). Hal ini juga masih dibawa KKM yang telah ditentukan yaitu 70 (70%). Kemudian pada siklus III diperoleh rata-rata sebesar 82,06 (82,06%). Hal ini berada diatas KKM yang telah ditentukan sebesar 70 (70%). Maka dalam kegiatan penelitian ini tidak perlu dilakukan kegiatan penelitian pada siklus berikutnya. Sehingga pada kegiatan penelitian ini dapat dinyatakan Berhasil atau Tuntas.

References

Departemen Pendidikan Nasional, 2002. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah : Buku 5 Pembelajaran dan Pengajaran Kontekstual. Jakarta : Depdiknas.

Ibrahim, Muslimin, dkk. 2000. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya : Universitas Negeri Surabaya.

Kasihani dan Astini, Contextual Teaching and Learning dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Makalah pada Pelatihan TOT Guru Mata Pelajaran SLTP dan MA dari Enam Propinsi. Di Surabaya tanggal 20 Juni s/d 6 Juli 2001

Nurhadi, 2002. Pendkeatan Kontekstual. Jakarta : Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional.

Nur, Muhammad, 2001. Pengajaran dan Pembelajaran Kontekstual. Makalah pada Pelatihan TOT Guru Mata Pelajaran SLTP dan MTs Enam Propinsi. Di Surabaya tanggal 20 Juni s/d 6 Juli 2001.

Published
2020-04-30
How to Cite
S.Pd., T. (2020). Meningkatkan Hasil Aktivitas Belajar Dengan Menggunakan Pendekatan Kontekstual Model Kooperatif Dalam Pembelajaran Penjaskes Pada Semester Ganjil Di Kelas IX-C Tahun Pelajaran 2019/2020 Di SMP Negeri 1 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Jurnal Profesi Dan Keahlian Guru (JPKG), 1(1), 85-91. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JPKG/article/view/485

Article metrics

Abstract views : 9