Penerapan Teknik Supervisi Class-Room Observation Dan Staff-Meeting Untuk Peningkatan Proses Pembelajaran Guru

  • Subarno Subarno SDN Yosowilangun Kidul 03 Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang
Keywords: Teknik Supervisi class-room observation dan staff-meeting, Standar Proses

Abstract

Proses pembelajaran guru di SDN Yosowilangun Kidul 03 dibandingkan dengan ukuran standart proses PERMENDIKNAS 41/2007 masih banyak kesenjangan.Penelitian ini bertujuan : Mendiskripsikan penerapan  teknik supervise observasi kelas dan rapat kerja  dewan guru dapat meningkatkan standart proses pembelajaran gurudan mendiskripsikan adanya peningkatan proses pembelajaran guru.Sampelnya 9 orang guru. Penelitian dilakukan 3 siklus.Data dianalisis dengan rumus prosentase. Indikator keberhasilan mencapai  75%  atau lebih. Instrumen  memuat: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, kegiatan penutup.  Siklus I mencapai 60%,hari terakhir siklus Iditruskan rapat staf untuk pembinaan. Siklus II mencapai 69%, rapat staf dan percakapan pribadi untuk pembinaan dilaksanakan 1 hari khusus dihari ke 4. Siklus III mencapai 84% Berarti dinyatakan sukses,9 guru tuntas semua.  Analisis siklus I hingga  siklus III meningkat 24%. Maka disimpulkan bahwa melalui teknik supervisi  class-room observation dan staff-meeting  dapat  meningkatkan proses pembelajaran gurudi SDN Yosowilangun Kidul 03.

References

Depdikbud. 2003. UURI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: PT Kloang Depdagri.

Depdiknas. 2001. Manajemen Berbasis Sekolah Untuk SD. Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas.Pedoman Administrasi Sekolah Dasar. 2003. Jakarta: depdiknas.

Depdiknas.Standar Pelayanan Minimal Penyelenggaraan Sekolah Dasar. Jakarta: Depdiknas. 2001.

Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang.PERMENDIKNAS R I Nomor 41 tahun 2007 tentang STANDAR PROSES SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH. 2010

Rifa’I, M. 1982. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Jilid II. Bandung: Jenmars.

Sahertian dan Ida. 1987. Supervisi Pendidikan Dalam Pembinaan Dan Peningkatan Profesi Mengajar. Lumajang: IKIP Lumajang.

Sahertian dan Mataheru. 1982. Prinsip Teknik Supervisi. Surabaya: Usaha Nasional.

Sahertian, P.A., & Sahertian, I.A. (1990). Supervisi pendidikan dalam rangka program inservice education. Jakarta: Rineka Cipta.

Samana. A. (1992). Sistem pengajaran: Prosedur pengembangan sistem intruksional (PPSI) dan pertimbangan metodologisnya. Yogyakarta : Kanisuius.

Soelaiman, D.A. (1979). Pengantar teori dan praktek pengajaran.Semarang: IKIP Semarang Pers.

Usman, M.U. (1992). Menjadi guru profesional. Bandung: RemajaRosda Karya

Published
2021-01-09

Article metrics

Abstract views : 13