Meningkatkan Kemampuan Atau Kompetensi Guru Dalam Penerapan Pendidikan Karakter Melalui Supervisi Klinis Di SD Negeri Mangunsari Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang

  • Ali Suyanto SD Negeri Mangunsari Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang
Keywords: Strategi Merangkum, Membaca, Keterampilan Bercerita

Abstract

Kenyataan di lapangan menyatakan bahwa hasil pembelajaran Bahasa Indonesia umumnya masih sangat jauh dari apa yang diharapkan. Pernyataan ini diperkuat oleh pernyataan beberapa orang guru khususnya di wilayah Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang, yang mengatakan bahwa permasalahan yang serius adalah belum terciptanya kebiasaan merangkum buku dalam bentuk merangkum bebas pada anak didik. Problematika tersebut pada gilirannya akan menjadi pangkal dari ketidakmampuan peserta didik dan atau seseorang dalam hal menulis rangkuman buku kelak dikemudian hari, karena umumnya menganggap pembelajaran rangkuman buku merupakan bagian dari bentuk profesionalitas seseorang dan hal itu harus berangkat dari kebiasaan dini ketika mereka masih belajar di sekolah dasar. Berdasarkan kenyataan dan permasalahan sebagaimana di atas, maka peneliti mencoba mengadakan formula baru dalam mengatasi permasalahan penelitian yang peneliti lakukan.Adapun rumusan masalahnya sebagai berikut : Apakah pendekatan startegi merangkum dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menceritakan kembali sebuah cerita maupun karangan pada peserta didik kelas VI SDN Mangunsari Kecamatan Tekung ? serta bagaimana dampak kegiatan belajar merangkum terhadap kemampuan peserta didik kelas VI SDN Mangunsari Kecamatan Tekung dalam menceritakan kembali isi sebuah serita atau karangan ?  Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan : bagaimana tartegi merangkum lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik untuk menceritakan kembali isi sebuah cerita pada peserta didik kelas VI SDN Mangunsari Kecamatan Tekung. Serta apa dampak kegiatan belajar mengajar yang menggunakan strategi merangkum dalam kemampuan peserta didik untuk bercerita kembali. Dari kegiatan pembelajaran merangkum buku, bisa membuat nalar anak berkembang luas. Perkembangan lewat merangkum buku akhirnya bisa menambah terwujudnya rasa disiplin diri, tanggung jawab moral dan budi pekerti yang luhur karena dalam diri anak telah terpatri segi etik, estetik dan panduan moralitas

References

Basuki, Wibowo. 2004. Pedoman Penelitian Tindakan Kelas. Depdiknas Dikdasmen Direktorat Tenaga Pendidikan. Jakarta.

Byrne. 1976. Makalah Upaya Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia dengan Menggunakan Cerita. Malang.

Depdikbud. 1975. Pedoman Praktis Penyeleng-garaan Sekolah Dasar. Jakarta.

Depdikbud. 1984. Identifikasi dan Evaluasi Minat Belajar Anak. Jakarta.

Depdikbud. 1994. Kurikulum Pendidikan Sekolah Dasar. Jakarta.

Depdikbud. 1996. Kamus Umum Bahasa Indonesia Edisi 11. Jakarta.

Moleong, L.J. 1995. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Published
2021-01-08

Article metrics

Abstract views : 21