Peningkatan Cara Memegang Tongkat Pada Lari Estafet Dengan Metode Bermain Siswa Kelas VI SD Negeri Lembengan 02 Tahun Pelajaran 2017/2018

  • Endah Sumaryantin, S. Pd. SD Negeri Lembengan 02 Kabupaten Jember
Keywords: Lari Estafet, Metode Bermain

Abstract

Dari hasil pengamatan dilapangan kebanyakan siswa kurang memahami cara memegang tongkat yang benar pada lari estafet sehingga berakibat pada hasil penilaian dibawah KKM. Dengan didasari hasil pengamatan tersebut, maka perlu adanya pendekatan atau metode pembelajaran yang bisa menggugah minat siswa dan salah satu metodenya adalah melalui metode Bermain. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Apakah dengan menggunakan metode bermain dapat meningkatkan cara memegang tongkat pada lari estafet pada siswa kelas VI SD Negeri Lembengan 02 Tahun Pelajaran 2017/2018?”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan cara memegang tongkat pada lari estafet pada siswa kelas VI SD Negeri Lembengan 02 Tahun Pelajaran 2017/2018 melalui metode bermain. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 3 siklus yang tiap siklusnya terdiri atas 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan metode tes yang meliputi aspek afektif, kognitif, dan psikomotor. Hasil pengamatan yang kaitannya dengan sikap aktivitas siswa selama mengikuti proses pembelajaran (afektif) untuk siklus I sebesar 62,2%, siklus II 74,0%, dan siklus III 89%, ini berarti ada peningkatan sebesar 25,8%. Untuk praktik (psikomotor) siklus I memperoleh hasil sebesar 71,2%, siklus II sebesar 83,0% dan siklus III sebesar91%, berarti ada peningkatan 20,8%. Sedangkan untuk hasil belajar secara klasikal untuk data awalnya hanya 7siswa yang tuntas atau sebesar 24,5%. Untuk siklus I 13 siswa yang tuntas atau 59,0%, siklus II ada 19 siswa yang tuntas atau 69% dan siklus III 26 siswa atau 100% siswa yang tuntas. Ini berarti ada peningkatan dari data awal ke siklus III sebesar 74,5%.

References

Agus Mahendra. 2008. Permainan Anak dan Aktivitas Bermain. Jakarta, Universitas Terbuka.

Damiri. 2014. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Roll Depan Menggunakan Sudut 10 dan 5 Derajat pada Bidang Miring Bagi Siswa Kelas IV SDN 03 Tlogopakis Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan Tahun 2013/2014. Semarang: Program Sarjana Universitas Negeri Semarang.

Djumidar. 2006. Atletik . Jakarta: Universitas Terbuka.

Edy Sih Mitranto dan Slamet. 2010. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Untuk SD/MI Kelas VI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional.

Eddy Purnomo & Dapan. 2013. Dasar-dasar Atletik. Yogyakarta: Alfamedia.

Ega Trisna Rahayu. 2013. Strategi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Implementasi pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Bandung: CV Alfabeta.

Endang Widyastuti dan Agus Suci. 2010. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Untuk SD/MI Kelas VI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional.

Khomsin. 2008. Atletik 2 Dasar-dasar Pembelajaran Atletik, Lompat Jangkit, Lari Gawang, Lempar Lembing, Lompat Tinggi, Lempar Cakram, Lari Estafet, Jalan Cepat, dan Peraturan Perlombaan. Semarang: UNNES Press.

Mulyasa. 2010. Menjadi Guru Profesional. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Published
2020-09-24

Article metrics

Abstract views : 23