Upaya Peningkatan Semangat Kerja Guru Melalui Rapat Pembinaan Pada Guru SD Negeri Sukokerto 1 Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019

  • Nur Fadilah SD Negeri Sukokerto 1 Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo
Keywords: semangatkerja guru, melalui rapat pembinaan

Abstract

Hasil dari obeservasi pada bulan Pebruari 2019 indikasi semangat kerja guru di SD Negeri Sukokerto 1 Kecamatan PajarakanKabupaten Probolinggo yang rendah masih ditemukan. Kenyataan ini tampak dari persiapan guru dalam pembelajaran seperti program tahunan, program semester, silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) belum tertata dengan baik/ efektif juga keinginan yang rendah dari guru untuk melaksanakan pembelajaran yang variatif demikian juga dalam hal pemanfaatan media dan sumber belajar. Untuk mengatasi hal ini upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah adalah dengan melaksanakan kegiatan rapat pembinaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan semangat kerja guru di SD Negeri Sukokerto 1 Kecamatan PajarakanKabupaten Probolinggo dalam kegiatan seperti masuk kerja tepat waktu, disiplin dalam menyusun administrasi dan melaksanakan pembelajaran yang variatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Hasil analisis, catatan peneliti sebagai kepala sekolah, dapat dimanfaatkan untuk melihat perkembangan semangat kerja guru dan keterampilan mengajar guru atau meningkatkan profesionalisme guru, setidak-tidaknya dapat mengurangi kendala-kendala yang muncul atau yang mungkin akan muncul. Umpan balik akan memberi pertolongan bagi supervisor dalam melaksanakan tindak lanjut supervisi kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan semangat kerja guru melalui rapat pembinaan di SD Negeri Sukokerto 1 Kecamatan PajarakanKabupaten Probolinggo semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Pada Siklus I, meskipun belum tuntas namun terjadi peningkatan semangatkerja guru dalam pengembangan profesionalisme guru dengan rata-rata 62%. Pada Siklus II pengamatan proses pembelajaran rata-rata 86% karena semua guru sudah mendapat nilai baik. Maka pelaksanaan siklus II sudah berhasil sehingga tidak dilanjutkan lagi pada siklus berikutnya.

References

Amran YS Chaniago. 2002. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Pustaka Setia: Bandung.

Andi Prastowo. 2012. Pengembangan Bahan Ajar Tematik. Diva Press, Jogjakarta.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Darmawan, Didit. 2013. Prinsip-Prinsip Perilaku Organisasi. Surabaya: Pena Semesta.

Hamzah B. Uno. 2014. Model Pembelajaran (Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif). Bumi Aksara.

Purwanto. 1995.Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sagala, S. 2011. Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alfabeta.

Satori, D. & Komariah, A. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2010). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sukardi. (2011). Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Suyono dan Hariyanto. 2014. Belajar dan Pembelajaran. Remaja Rosdakarya: Bandung.

Published
2022-09-23
How to Cite
Fadilah, N. (2022). Upaya Peningkatan Semangat Kerja Guru Melalui Rapat Pembinaan Pada Guru SD Negeri Sukokerto 1 Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019. Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV), 3(3), 7-13. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JIPV/article/view/1402

Article metrics

Abstract views : 14