Peningkatan Keterampilan Menyusun Teks Deskriptif Lisan Dan Tulis Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Dengan Pembelajaran Model Elaborasi (EB) Siswa Kelas X RPL A SMK Negeri 1 Jenangan

  • Enni Nurtyaswati, S.Pd. SMK Negeri 1 Jenangan Kabupaten Ponorogo
Keywords: menyusun teks deskriptif lisan dan tulis, pembelajaran model elaborasi (EB)

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa untuk dalam bidang Bahasa Inggris sangat rendah, yakni hanya 55,26% dari jumlah siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 58,68. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Elaborasi. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Elaborasi diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa terampil dalam Menyusun teks deskriptif lisan dan tulis, pendek dan sederhana, terkait tempat wisata dan bangunan bersejarah terkenal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan Menyusun teks deskriptif lisan dan tulis, pendek dan sederhana, terkait tempat wisata dan bangunan bersejarah terkenal melalui metode Elaborasi Siswa Kelas X RPL A SMK Negeri 1 Jenangan Semester I Tahun Pelajaran 2016/2017. Peranan Model Pembelajaran Elaborasi dalam meningkatkan keterampilan Bahasa Inggris materi ajar Menyusun teks deskriptif lisan dan tulis, pendek dan sederhana, terkait tempat wisata dan bangunan bersejarah terkenal ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 72,11; siklus II 77,37;  dan siklus III 81,05. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan prosentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu siklus I 68,42%, siklus II 78,95%, siklus III mencapai 92,11%.

References

BNSP. 2007. Model Penilaian Kelas. Jakarta : Dirjen Dikdasmen Depdiknas.

BNSP. 2007. Pedoman Penilaian Hasil Belajar. Jakarta : Dirjen Dikdasmen Depdiknas.

Depdikbud. 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : PN Balai Pustaka.

Ghony, Djunaidi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Malang : UIN Malang Press.

Hamalik, Oemar. 2006. Proses Belajar Mengajar. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Uno, Hamzah. 2006. Strategi Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Published
2021-10-22
How to Cite
Nurtyaswati, S.Pd., E. (2021). Peningkatan Keterampilan Menyusun Teks Deskriptif Lisan Dan Tulis Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Dengan Pembelajaran Model Elaborasi (EB) Siswa Kelas X RPL A SMK Negeri 1 Jenangan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV), 2(4), 82-89. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JIPV/article/view/1056

Article metrics

Abstract views : 5