Penggunaan Metode Percakapan Dengan Media Gambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Tunarungu Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI Di SMALB Negeri Bondowoso Tahun Pelajaran 2017 – 2018

  • Waluyaning Endang Prihatini SMALB Negeri Bondowoso
Keywords: Metode percakapan, media gambar, kemampuan berbicara, anak tunarungu

Abstract

Anak Tunarungu yang disebabkan karena ketunaannya menyebabkan mereka tidak bisa berbahasa dengan baik dan benar, ketrampilan berbahasa adalah hal utama yang harus dimiliki oleh anak tunarungu, untuk itu diperlukan kreataifitas dan inovasi guru untuk menemukan metode yang tepat agar tujuan pembelajaran berbahasa bagi anak tunarungu dapat tercapai lebih optimal. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui sejauh mana Metode Percakapan dengan Media Gambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Tunarungu pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI di SMALB Negeri Bondowoso, Ingin mengetahui apakah Metode Percakapan Dengan Media Gambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Tunarungu pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI, sedangkan metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, penelitian tindakan kelas. Data-data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi pengolahan proses belajar, observasi aktivitas siswa dan guru, wawancara, dan tes formatif. Secara kuantitatif nilai rata rata peserta didik cenderung meningkat 75% dari kondisi awal sebesar 25% meningkat menjadi 100%, demikian pula dalam motivasi siswa mengkuti pembelajaran dari kondisi awal sebesar 40% menjadi 100% setelah tindakan  selama siklus I dan siklus II berlangsung siswa cenderung aktif dan kreatif dalam pembelajaran berbahasa. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa metode bercakap-cakap dengan media gambar dapat meningkatkan motivasi berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa Kelas XI dapat diterima/teruji kebenarnnya.

References

Azhar Arsyad. 2004. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Bratanata. 1997. Pendidikan Anak Terbelakang. Bandung: Masa Baru.

Conny Semiawan, dkk. 1992. Pendekatan Ketrampilan Proses. Jakarta Gramedia.

Dimyati dan Moedjiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran, Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah dan Syaiful Bahri. 2000. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Haryadi dan Zamzani. 1996/1997. Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti PPTK.

Kasihan Kasbolah. 1998/1999. Penelitian Tindakan Kelas, Malang: Depdikbud Dirjen Dikti PGSD.

Moedjiono dan Moh. Dimyati. 1992/1993. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta.

Moh. Amin. 1995. Metode Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.

Munzayanah. 2000. Anak Tunarungu. Surakarta: Depdikbud.

Ngalim Purwanto. 2002. Psikologi Pendidikan, Bandung: Remaja Rosda Karya.

Sutjihati Sumantri. 2005. Psikologi Anak Luar Biasa. Surakarta: Depdikbud.

Published
2021-10-22
How to Cite
Prihatini, W. (2021). Penggunaan Metode Percakapan Dengan Media Gambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Tunarungu Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI Di SMALB Negeri Bondowoso Tahun Pelajaran 2017 – 2018. Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV), 2(4), 66-73. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JIPV/article/view/1054

Article metrics

Abstract views : 10