Peningkatan Hasil Belajar Menganalisis Sifat Larutan Elektrolit Dan Larutan Non-Elektrolit Pada Mata Pelajaran Kimia Melalui Pembelajaran Improve Siswa Kelas X TPTU SMK Negeri 3 Buduran

  • Farida Nuraini Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Buduran Kabupaten Sidoarjo
Keywords: hasil belajar, larutan elektrolit, larutan non-elektrolit, IMPROVE

Abstract

Guru ditantang untuk dapat menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif, yang memungkinkan siswa dapat mengembangkan potensi yang dimiliki secara optimal sehingga hasil belajar yang memuaskanpun dapat dicapai. Dari data yang diperoleh peneliti diketahui bahwa hasil belajar siswa dalam bidang Kimia khususnya pada kompetensi dasar Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit berdasarkan daya hantar listriknya sangat rendah dengan nilai rerata yang dicapai 54,58. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Kimia melalui metode Model Pembelajaran IMPROVE pada siswa Kelas X TPTU SMK Negeri 3 Buduran Kabupaten Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2016/2017. Peranan Model Pembelajaran IMPROVE dalam meningkatkan hasil belajar Kimia kompetensi dasar Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit berdasarkan daya hantar listriknya ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I  73,47; siklus  II 79,16;  dan siklus III 83,47. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 63,89%, siklus II meningkat menjadi 80,56%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.

References

Ahmad, Muchlis Amrin. 2009. Cara Belajar Cerdas dan Efektif Bukan Keras dan Melelahkan. Yogyakarta: Garailmu.

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). 2007. Model Penilaian Kelas. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Depdiknas. 2007. Panduan Pengelolaan Sekolah. Jakarta: Dirjend Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Djunaidi Ghony.2008. Penelitian Tindakan Kelas. Malang: UIN Malang Press.

Melvin L. Siberman. 2009. Active Learning. Bandung: Nusamedia.

Miles, M. B., & Hubermen, A. M. 1984. Analisis Data Qualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia.

Marno & Idris. 2008. Strategi & Metode Pengajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Nurhadi, & Senduk, G., A., 2003. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang.

Suyatno.Diposting di 04.45.00.0.Komentar

Utami Munandar. 2002. Kreativitas & Keterbakatan Strategi Mewujudkan Potensi Kreatif & Bakat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Winfred F. Hill. 2009. Theories of Learning. Bandung: Nusa Media.

Published
2019-08-22
How to Cite
Nuraini, F. (2019). Peningkatan Hasil Belajar Menganalisis Sifat Larutan Elektrolit Dan Larutan Non-Elektrolit Pada Mata Pelajaran Kimia Melalui Pembelajaran Improve Siswa Kelas X TPTU SMK Negeri 3 Buduran. Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP), 6(3), 26-34. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JIPP/article/view/391

Article metrics

Abstract views : 147