Peningkatan Hasil Belajar Mendeskripsikan Penggunaan Sumber Energi Pada Mata Pelajaran IPA Dengan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Siswa Kelas 5 D Slb Negeri Sampang

  • Tutik Prijani SLB Negeri Sampang
Keywords: kemampuan, konsep sederhana kehidupan, Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC)

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam khususnya pada kompetensi dasar Mendeskripsikan penggunaan beberapa sumber energi dalam kehidupan sehari hari sangat rendah, yakni 47,62% dari jumlah siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 57,50. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Apabila guru menerapkan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Mendeskripsikan penggunaan beberapa sumber energi dalam kehidupan sehari hari.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Mendeskripsikan penggunaan beberapa sumber energi dalam kehidupan sehari hari melalui metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada siswa Kelas 5D SLB Negeri Sampang Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Peranan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam meningkatkan kemampuan dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 68,75; siklus II 75,00; dan siklus III 78,75. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 50,00%, siklus II 75,00%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.

References

Djunaidi Ghony. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Malang: UIN Malang.

Hamalik, O. 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Hamalik, O. 2001. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Hamzah B. Uno. 2007. Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Angkasa.

Miles, M. B., & Hubermen, A. M. 1984. Analisis Data Qualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta : Universitas Indonesia.

Moleong, L. J. 1995. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Moleong, L. J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Suharsini, Arikunto. 1983. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Published
2020-01-02
How to Cite
Prijani, T. (2020). Peningkatan Hasil Belajar Mendeskripsikan Penggunaan Sumber Energi Pada Mata Pelajaran IPA Dengan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Siswa Kelas 5 D Slb Negeri Sampang. Jurnal Edukasi Gemilang (JEG), 5(1), 1-8. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JEG/article/view/424

Article metrics

Abstract views : 22