Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah Dalam Mengelola SIM Dengan Media Website Melalui Pembimbingan Teknik ‘Mentari’ Di Kecamatan Taman Kota Madiun

  • Lismawati, S.Pd., M.Pd. Dinas Pendidikan Kota Madiun
Keywords: SIM, Website, Pembimbingan teknik’MENTARI’

Abstract

Ada beberapa persoalan yang mendasar yang muncul  di sekolah binaan  Kecamatan Taman Kota Madiun yaitu kemampuan manajerial kepala sekolah dalam mengelola Sistem Informasi Sekolah (SIM) masih rendah, administrasi sekolah cenderung manual. Fenomena tersebut didukung adanya data hasil supervisi  pengawas sekolah  yakni dari 10 sekolah binaan yang memiliki 10 kepala sekolah  yang masih aktif bekerja 100% belum mengelola SIM dengan efektif dan efisien. Solusi yang dipilih adalah pembimbingan dengan teknik ‘ MENTARI’ akronim dari Mengamati ,Evaluasi, New, Training , Action, Refleksi dan Implentasi dengan media Website . Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan sekolah, yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tujuannya yaitu melalui penerapan pembimbingan teknik ’MENTARI’ dengan media Website  dapat meningkatkan kompetensi  kepala sekolah dalam mengelola SIM di wilayah binaan SD Kecamatan Taman Kota Madiun Semester I Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian Tindakan Sekolah ini menunjukkan telah terjadi peningkatan  skor hasil observasi berupa  kenaikan nilai rerata (mean) yaitu : dari kemampuan awal nilai rerata mencapai 44,65; pada siklus pertama nilai rerata mencapai 52,55; berarti terjadi peningkatan sebesar 7,9%; siklus kedua nilai rerata 72,45 berarti terjadi peningkatan sebesar 19,9%; siklus ketiga nilai rerata 86,50 di sini terjadi peningkatan yang sangat berarti yakni 14,05%. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga dibuktikan adanya peningkatan kategori kompetensi yakni pada siklus I, kategori baik 1 orang (10%), Cukup 2 orang (20%), Kurang 5 orang (50%), dan Sangat Kurang 2 orang (20%), secara umum kategori Kurang (D). Pada siklus II terjadi peningkatan, yakni kategori amat baik 1 orang (10%), baik 7 orang (70%), Cukup 2 orang (20%), Secara umum siklus II berada pada kategori Baik (B). Pada siklus III juga terjadi peningkatan, yakni kategori amat baik 5 orang (50%), dan kategori baik 5 orang (50%), secara umum hasil penelitian pada siklus III berada pada kategori Amat baik (A).

References

Anonim,(2005).Undang-Undang Republik Indonesia Tahun 2005. Tentang Kepala sekolah dan Dosen.Jakarta : Cemerlang.

Derektorat Jendral Manajeman.Dikdasmen.(2007). Model Rencana Pelaksanaan Pembelajaran di Sekolah Dasar.jakarta : BSNP

Bodnar & William Hopwood,(2006). Sistem Informasi Manajemen.Accounting Information System

Turban,Mclean & Waterbe(2006). Sistem Informasi Manajemen.Information Technology for Management making connection for strategies advantages

Dirjend.PMPTK,(2009). Hand out metode dan teknik supervisi bagi pengawas satuan pendidikan. Jakarta :Depdiknas

Made Pidarta.,(2009). Supervisi Pendidikan Kontekstual. Jakarta : Rineka Cipta.

Mukhtar & Idris,(2010).Desain Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi (Sebuah Orientasi Baru).Jakarta : Gaung Persada Press.

Anonim,(2014).Permendikbud Nomor 143 Tahun 2014. Tentang Tugas Pokok Pengawas Sekolah

Published
2018-10-06
How to Cite
M.Pd., L. (2018). Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah Dalam Mengelola SIM Dengan Media Website Melalui Pembimbingan Teknik ‘Mentari’ Di Kecamatan Taman Kota Madiun. Jurnal Edukasi Gemilang (JEG), 3(3), 66-79. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.org/index.php/JEG/article/view/179

Article metrics

Abstract views : 50